Badan pajak Belgia mengalami serangan siber pada Rabu, 28 Oktober 2026. Insiden tersebut mengganggu layanan digital Federal Public Service Finance (FPS Finance), lembaga pemerintah yang menangani perpajakan dan administrasi keuangan negara.
Sebagai langkah pencegahan, otoritas menonaktifkan sementara portal pajak MyMinfin dan sejumlah layanan daring lainnya. Langkah ini dilakukan untuk membatasi risiko serta memberikan kesempatan kepada tim teknis untuk memeriksa dan mengamankan sistem yang terdampak.
MyMinfin merupakan portal digital yang digunakan individu dan perusahaan untuk mengakses dokumen perpajakan serta mengelola berbagai urusan administrasi keuangan. Gangguan pada layanan ini berpotensi menyulitkan wajib pajak yang perlu menyelesaikan kewajiban administrasi secara daring.
Belum Ada Indikasi Kebocoran Data
Dalam pernyataan resminya, FPS Finance menyebutkan bahwa hingga saat itu belum ditemukan indikasi adanya kebocoran atau pencurian data. Meski demikian, otoritas menegaskan bahwa dampak serangan masih diperiksa dan kemungkinan paparan data tetap menjadi bagian dari penyelidikan.
Belum ada informasi resmi yang memastikan siapa pelaku serangan, bagaimana sistem dapat terdampak, atau metode yang digunakan untuk mengganggu layanan tersebut. Karena itu, insiden ini belum dapat dikaitkan dengan kelompok peretas tertentu.
Tenggat Pelaporan Pajak Akan Diperpanjang
Gangguan layanan terjadi menjelang tenggat 31 Oktober bagi sejumlah wajib pajak yang melaporkan kategori penghasilan tertentu. Pemerintah Belgia menyatakan bahwa perpanjangan waktu akan diberikan kepada pihak yang terdampak. Tanggal pengganti akan diumumkan setelah ditetapkan oleh otoritas.
Sementara itu, tidak semua aplikasi FPS Finance dinyatakan tidak tersedia. Menurut lembaga tersebut, sebagian besar aplikasi lainnya masih dapat diakses dengan fungsi penuh atau terbatas.
Pelajaran Keamanan bagi Layanan Pemerintah
Insiden ini memperlihatkan pentingnya kesiapan respons insiden pada layanan publik yang menangani informasi dan administrasi keuangan. Penonaktifan sementara dapat menjadi langkah mitigasi untuk mengurangi risiko ketika sistem sedang diperiksa, tetapi penyebab dan dampak serangan tetap perlu dipastikan melalui investigasi teknis.
Bagi organisasi yang mengelola layanan digital, langkah penting mencakup pemantauan aktivitas mencurigakan, pengamanan akses administratif, pencadangan data, pengujian pemulihan layanan, dan komunikasi yang jelas kepada pengguna ketika terjadi gangguan.
Hingga informasi yang dilaporkan pada 28 Oktober 2026, otoritas Belgia belum mengonfirmasi adanya pencurian data akibat insiden tersebut. Penyelidikan masih berlangsung, sehingga perkembangan mengenai penyebab, dampak, dan pemulihan layanan perlu menunggu pernyataan resmi berikutnya.
Sumber: Reuters dan Federal Public Service Finance Belgia.
